Minggu, 30 Juni 2013

Rahasia Yahuddi tentang Vulcan Salute

“Vulcan Salute” ini populer dikalangan Yahudi, dan ia berasal dari kepercayaan paganisme Yunani Kuno. Menurut kepercayaan mereka, dewa Vulcan adalah tuhan penghalang api, termasuk api yang berasal dari gunung berapi. Dewa Vulcan ini dikenal juga dengan sebutan Hephaestus.

Kemudian didalam suatu situs Barat, juga diungkap bahwa dewa Vulcan ini oleh Freemasonry Yahudi disebut sebagai “Tubal Cain”, dimana nama itu mereka gunakan sebagai password untuk level-3 Freemasonry (Master Mason) :


“Vulcan was a sun deity who was associated with fire, thunderbolts, and light. The festival in honour of him was called the Vulcania in which human sacrifices were offered. “According to Diel, he bears a family relationship to the Christian devil.” It is fascinating to know that he married Venus, another name for Lucifer or the devil. What is even more interesting is that Vulcan is adored in Masonry under the name of Tubal Cain. In the Masonic Quiz Book the question is asked: “Who was Tubal Cain?” The answer is: “He is the Vulcan of the pagans.” In Masonry, Tubal Cain is the name of the password for the Master Mason (or third) degree…”


Artinya: “Vulcan adalah dewa matahari yang diasosiasikan dengan api, petir dan cahaya.Sebuah festival disebut “Vulcania” digelar untuk menyembahnya, dimana korban manusia ditawarkan disitu. “Menurut Diel, dewa Vulcan ini memiliki hubungan keluarga dengan syaithoon / iblis yang dikenal dikalangan Nashrani.”

Menarik untuk diketahui bahwa didalam kisahnya dewa Vulcan adalah menikah dengan Venus, nama lain untuk Lucifer atau syaithan. Dan yang lebih menarik lagi adalah bahwa Vulcan dipuja-puja dalam Freemasonry di bawah nama “Tubal Cain”. 
Dalam buku “Masonic Quiz” terdapat suatu pertanyaan: “Siapakah sebenarnya Tubal Cain?” Jawabannya adalah: “Ia adalah Vulcan-nya para penyembah berhala.” Dalam Masonry, Tubal Cain adalah nama sandi untuk Master Mason (Freemasonry level ke-3) …”

Besarnya pengaruh Yahudi dalam film “Startrek” ini pun selaras dengan apa yang diungkapkan sendiri oleh seorang pendeta Yahudi bernama Rabbi Yonassan Gershom dalam suatu tajuk berjudul “The Jewish Origin of the Vulcan Salute”. Ia menjelaskan bahwa isyarat tangan yang dilakukan oleh Leonard Nimoy dalam film “Startrek” (1996) jelas meniru gaya berdo’a orang Yahudi yang menggunakan isyarat tangan Kohanim; tetapi isyarat yang ditunjukkan oleh Nimoy dalam film tersebut hanya menggunakan sebelah tangan saja. Leonard Nimoy sendiri pun mengakui hal itu dalam autobiografi-ny

a yang berjudul “I am Spock” (1995).

Tidak hanya Mr. Spock dalam tokoh fiksi “Startrek”, ternyata berbagai selebritis lainnya seperti Michael J. Fox, Justin Timberlake dan tokoh politik dunia seperti Winston Churchill dan Barrack Obama pun terlihat menggunakan isyarat tangan the Vulcan Salute.

Isyarat tangan “Vulcan Salute” (Hormat Vulcan) ini dilakukan dengan cara mengangkat sebelah atau kedua belah tangan keatas sambil merenggangkan jari manis kearah jari kelingking dan jari tengah kearah jari telunjuk. Kedudukan jari yang direnggangkan dengan cara seperti itu akan menjadikan jari-jemari kelihatan seperti tiga jari besar.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar